Tentang
Paper workshop arXiv / CHI 2026 yang berargumen bahwa runtime Generative UI dapat menutup kesenjangan accessibility pada konten marketplace buatan pengguna. Berdasarkan enam studi dengan pengguna tunanetra, low-vision, dan lansia, paper ini menempatkan interface adaptif, panduan audio, dan HTML hasil regenerasi sebagai intervensi accessibility berbasis kebijakan, bukan variasi UI kosmetik.
Ringkasan
1. GenUI yang mengutamakan accessibility: Memperlakukan interface hasil generasi sebagai infrastruktur asistif, bukan sekadar personalisasi
2. Konteks marketplace nyata: Mendasarkan argumen pada perdagangan C2C, tempat listing, foto, dan struktur terus berubah
3. Dasar multi-studi: Menyintesis enam studi yang melibatkan pengguna tunanetra, low-vision, dan lansia
4. Sudut pandang runtime adaptation: Menunjukkan keterbatasan standar accessibility statis dalam mengantisipasi konten buatan pengguna yang tidak teratur
5. Implikasi desain: Mengalihkan peran designer dari menentukan layout tetap menuju penentuan kebijakan dan guardrail